Bolaitubundar blog

Entries tagged as ‘Bola itu Bundar’

Costas Mandylor – dari SAW ke Bola itu Bundar

September 19, 2008 · 3 Tanggapan

 

Pertama kali gw dikasih tau Costas Mandylor kepengen ikut main di Bola itu Bundar jujur gw agak bingung yang mana orangnya, tapi setelah ngecek foto dia di internet, gw langsung excited banget!

Waktu gw masih kuliah salah satu film favorit gw adalah film gangster berjudul Mobsters, dimana bintangnya adalah Patrick Dempsey , Christian Slater dan …. Costas Mandylor. Gila ternyata dia udah senior banget dan sudah pernah bekerja dengan hampir semua sutradara ngetop di Hollywood dari yang senior seperti Oliver Stone (The Doors) dan Robert Zemeckis (Beowulf) dan yang baru naik daun seperti James Wan (Saw III, Saw IV dan Saw V). Kalau gw hitung di imdb, daftar filmnya sudah lebih dari 86 (http://www.imdb.com/name/nm0541908/), so minder lah gw. 

Waktu akhirnya gw nelpon dia untuk ngajak dia ikut main di Bola itu Bundar, gw langsung ngaku kalo gw masih belum begitu berpengalaman, jadi gw harap dia mau sabar kerja bareng gw. Yang gw kaget ternyata dia udah hafal garis besar skenarionya, dan langsung bilang kalo dia kepengen mainin peran pelatih yang tadinya sudah gw kasih ke adik kandungnya, Louis Mandylor. Gw bilang ke dia kalo peran itu sudah di ambil Louis dan dia bilang dia akan berantem sama adiknya di pesawat untuk memutuskan siapa yang akan mainin peran pelatih Frank Lazaridis. Dia juga bilang jangan khawatir atau minder kerja sama dia dan rekan rekannya dari Hollywood, dia bilang gw jenderalnya dan anggap mereka sebagai kapten di lapangan yang akan mbantu gw mengeksekusikan keinginan gw. Dan ternyata seperti itulah kenyataannya.

Costas, Louis dan Jimmy Jean Louis sudah lama berkecimpung di Hollywood dan mereka tidak ragu ragu membagi pengalaman mereka. Tanpa ego tanpa belagu, mereka mbantu gw membedah naskah dan memperkaya adegan. Salah satu adegan yang paling gw suka adalah dimana mereka semua berkumpul di restoran bareng Nova dan Happy Salma. Adegan yang tadinya tidak begitu banyak unsur komedinya diperkaya dengan sedikitnya 5 jokes baru dari mereka.

Yang gw salut lagi ke Costas, dia ngabur ke Bali ditengah tengah shooting SAW V. Nggak ngabur sih, memang lagi ada break, jadi dia memanfaatkan waktunya untuk gabung di film BIB. Ada yang berpendapat Costas dan pemain yang lain rela ke Bali karena kepengen liburan disini, tapi yang sebenarnya mereka nggak ada yang liburan. Mereka sibuk membantu gw memperkaya naskah dan mbantu di lapangan. Gw bisa bilang Louis dan Jimmy Jean bekerja layaknya asisten sutradara, sementara Costas juga mbantu untuk mengasah naskah dan dialog. 

So rupanya memang begitu pola kerja artis amerika, makin ngetop orangnya, makin keras kerjanya. Makin sukses mereka, makin ramah dan terbuka orangnya.

Kategori: Uncategorized
Ditandai: , , , , , , ,

Tio Pakusadewo – dewa akting Indonesia

September 18, 2008 · 3 Tanggapan

 

 

Gw gak ngerti apa arti Pasukadewo, tapi kalau ada hubungannya dengan dewa, namanya mas Tio memang amat sangat cocok. Bukan understatement kalo gw mendewakan Mas Tio sebagai aktor Indonesia favorit gw. Sebagai sutradara baru, gw memang masih kurang pengalaman, tapi bekerja dengan Mas Tio membuat segala hal terkesan mudah. Apa sih hebatnya mas Tio? di mata gw, yang paling hebat dari beliau adalah “passion”nya. Sebelum Bola itu Bundar gw pernah kerja dengan beliau di Susahnya Jadi Perawan, dan pengalaman di film itu yang membuat gw pengen kerja dengan beliau kembali. 

Tapi kali ini gw gak mau memberikan Mas Tio peran yang fixed. Gw hanya memberikan tokoh, kepribadian dan motivasinya saja… sisanya gw serahkan ke Mas Tio untuk bebas mengekspresikannya. Hasilnya? 3 karakter yang berbeda. Seperti Eddie Murphy di Coming To America, di Bola itu Bundar Mas Tio memerankan tiga karakter sekaligus, yaitu pelatih Franciscus Walengkang, Kepala polisi Rajagukguk, dan ketua asosiasi sepak bola Bolanesia, Bpk. Harjono. Dan surprisenya ada di karakter Rajagukguk,lihat deh nanti di filmnya.

So, sekali lagi gw berterima kasih kepada Mas Tio yang amat sangat sabar untuk bekerja bareng gw. Kreatifitas dan kemampuan beliau mengekspresikan talentanya memang membuktikan kalau dia adalah aktor kawakan, dan bukan seperti artis artis lain yang sekarang banyak tampil di layar TV.

Come on Tv station Indonesia, tingkatkan kualitas tayangan dong…pake aktor yang bener bener bisa akting, jangan yang cuman bisa ngafalin.

Kategori: Film Indonesia
Ditandai: , , , ,

Kapan film ini akan dirilis di Indonesia?

September 16, 2008 · 1 Tanggapan

 

Pertanyaan yang paling sering gw dapet adalah kapan film Bola itu Bundar akan dirilis di tanah air, dan jawaban pendeknya adalah secepatnya. Sebenarnya  Film ini sedang dalam tahap penyelesaian akhir, dan karena Nova dan gw kepengen menayangkan film Bola itu Bundar / The Ball is Round di berbagai negara, maka beberapa proses akhirpun harus disesuaikan dengan selera pasar internasional. Hal itu terdiri dari proses pengisian musik, editing dan mixing. 

 

Setelah menyelesaikan proses editing di Indonesia, mitra kami di AS melakukan pengeditan ulang untuk memastikan bahwa hasil editing kami sesuai dengan selera pasar komedi di Amerika. Pada saat yang bersamaan, penata musik dan composer film akan menggarap dan mengisi musik film ini. Perihal pengisian musik, kami sangat beruntung karena studio yang berencana akan merilis film ini, meminjamkan salah satu music composer andalan mereka untuk menyelesaikan film ini. Selain pernah mengisi musi di film football “Friday Night Lights”, sang komposer juga menciptakan lagu tema Olimpiade untuk tayangan televisi di Amerika Serikat. Jadi tema hal olah raga bukanlah hal yang asing baginya. 

 

Semua hal ini direncanakan akan selesai pada bulan November 2008, dimana mitra kami berencana untuk menyelenggarakan penayangan perdana bagi para pecinta sepak bola di Los Angeles, California. Reaksi penonton di AS akan menentukan apakah film BIB akan terus diputar di kota kota lain di Amerika Serikat, atau akan langsung diedarkan sebagai DVD release. Keputusan itu  juga akan menentukan siapa distributor internasional yang akan memegang hak edar film ini. Setelah semua hal itu diputuskan, maka barulah kami bebas menayangkan film ini di Indonesia. Kapan realisasinya? Mungkin Desember atau bahkan awal tahun 2009.

 

Yang pasti, film yang nantinya akan ditayangkan di Indonesia akan berbeda dengan film yang dirilis di pasar internasional. Jadi kalau sampai bajakannya muncul duluan di tempat DVD di Indonesia, versi itu akan 60% berbeda dengan versi yang akan kami rilis di bioskop bioskop tanah air.

Kategori: Film Indonesia
Ditandai: , , , , , , ,

The Bar scene

September 15, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

 

Gw suka banget adegan antara Louis dan Happy Salma, karena improv Louis terlihat makin kocak pas dipadu dengan aksi dingin dari Happy. Meskipun Happy dan Louis baru saja ketemu di malam itu, tetap aja hasil shooting mereka bagus. Apalagi adegan pas yang Nova, Jimmy dan Costas juga gabung, itu lebih enak lagi dilihatnya.

Selain itu, gw juga kagum melihat restoran yang kalo aslinya kelihatan sudah tua bisa disulap jadi enak dilihat oleh Jon dan crew lightingnya.

Kategori: Film clips
Ditandai: , , ,